Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Evaluasi Penggunaan Obat Antibiotika Beta Laktam Secara Retrospektif Pada Pasien Lanjut Usia Rawat Jalan Salah Satu Rumah Sakit di Kota Bandung


Penelitian ini bertujuan untuk mngetahui penggunaan obat antibiotika Beta Laktam dengan cara menganalisis penggunaan obat tersebut pada pasien lanjut ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021121000121Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2752
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2752
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan untuk mngetahui penggunaan obat antibiotika Beta Laktam dengan cara menganalisis penggunaan obat tersebut pada pasien lanjut usia secara kuantitatif serta kualitatif berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan terlebih dahulu sebagai informasi kepada komite rumah sakit melalui instalasi farmasi rumah sakit agar dapat dilakukan upaya peningkatan penggunaan obat antibiotika Beta Laktam yang lebih rasional. Kriteria data kuantitatif yang diambil adalah bulan, jenis kelamin, usia, rute pemberian, bentuk sediaan, jenis obat dan spesialis dokter paling banyak.memberikan obat antibiotika Beta Laktam. Berdasarkan hasil data kuantitatif, bulan Februari, Maret, April adalah (33.3%, 29.7%, 37.0%); jenis kelamin: laki-laki dan perempuan (50.9%, 49.1%); usia yang paling banyak: 79-88 tahun; (48.2%); golongan obat yang paling banyak digunakan: sefalosporin (66.3%); rute pemberian: oral dan parenteral (59.8%, 40.2%); bentuk sediaan yang paling banyak diberikan: tablet (43.9%); jenis obat: non generik dan generik (48.8%, 51.2%); spesialis dokter yang paling banyak memberikan antibiotika; THT (16.74%). Hasil evaluasi data kualitatif didapati bahawa tidak terdapat kasus ketidaktepatan dosis dan kasus duplikasi obat tetapi terdapat kasus interaksi obat dan kasus kombinasi obat yang menyebabkan terjadinya efek samping.
    Kata Kunci: Data Kuantitatif, Data Kualitatif
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi