
Text
Aktivitas Peluruh Batu Ginjal Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Pada Tikus Putih Dengan Metode Induksi Hidroksiprolin
Alpukat (Persea americana Mill.) adalah salah satu tumbuhan yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Berdasarkan penelitian sebelumnya daun ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021121000119 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2750Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2012 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2750Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Alpukat (Persea americana Mill.) adalah salah satu tumbuhan yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Berdasarkan penelitian sebelumnya daun alpukat memiliki aktivitas menghambat pembentukan batu ginjal. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas peluruh batu ginjal dari ekstrak daun alpukat (Persea americana Mill.) dan untuk mengetahui dosis ekstrak daun alpukat (Persea americana Mill.) yang memberikan aktivitas paling baik sebagai peluruh batu ginjal pada tikus putih yang diinduksi dengan hidroksiprolin. Hidroksiprolin yang digunakan sebesar 2,5 g/kg BB yang diberikan secara intraperitonial dengan volume 10 ml/kg BB. Aktivitas peluruh batu ginjal dilakukan dengan mengamati kadar kalsium dalam urin dan rasio bobot ginjal terhadap bobot badan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa masing-masing dosis ekstrak yaitu dosis 75, 150, dan 300 mg/kg BB memberikan aktivitas peluruh batu ginjal dilihat dari kadar kalsium dalam urin yang diuji dengan AAS dan rasio bobot ginjal terhadap berat badan. Dosis ekstrak yang memberikan aktivitas peluruh batu ginjal paling baik yaitu dosis 300 mg/kg BB dari ketiga dosis yang digunakan.
Kata kunci : Batu ginjal, alpukat, hidroksiprolin. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






