
Text
Studi Komputasi 6-Gingerol, Galangin, dan Kaempferol dari Tanaman Suku Zingiberaceae Sebagai Inhibitor Tirosinase dan Alpha-Melanocyte Stimulating Hormone
Tirosinase dan alpha melanocyte stimulating hormone (?-MSH) berperan dalam pigmentasi kulit sebagai pengatur biosintesis melanin dan sebagai ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021121000069 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2694Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2012 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2694Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Tirosinase dan alpha melanocyte stimulating hormone (?-MSH) berperan dalam pigmentasi kulit sebagai pengatur biosintesis melanin dan sebagai modulator ekspresi tirosinase. Peningkatan aktivitas enzim tirosinase dan ?-MSH dapat menyebabkan hiperpigmentasi kulit. Senyawa 6-gingerol dan kaempferol dari jahe (Zingiber officinale Roscoe.), serta galangin dari rimpang lengkuas (Alpinia officinarum Hance.), telah terbukti secara empiris dan in vitro memiliki aktivitas antioksidan dan penghambatan tirosinase. Docking molekul dilakukan untuk memvisualisasikan interaksi ketiga senyawa tersebut dengan kantung aktif tirosinase dan ?-MSH. Metode docking juga digunakan untuk memprediksi aktivitas ketiganya sebagai inhibitor tirosinase dan ?-MSH dibandingkan dengan arbutin, asam kojik, dan hidrokuinon. Berturut-turut inhibitor tirosinase terbaik adalah kaempferol (2,7 -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






