
Text
Pola Penggunaan Antibiotik dan Pola Kuman Pada Pasien Sepsis di Salah Satu Rumah Sakit Swasta di Kota Bandung
Sepsis, respon inflamasi sistemik yang disebabkan oleh infeksi, merupakan salah satu masalah utama dalam dunia kesehatan karena terjadi peningkatan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021121000066 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2691Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2012 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2691Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Sepsis, respon inflamasi sistemik yang disebabkan oleh infeksi, merupakan salah satu masalah utama dalam dunia kesehatan karena terjadi peningkatan insidensi, tingginya angka kematian dan besarnya biaya pengobatan. Terapi antibiotik harus segera dimulai saat diagnosis sepsis ditegakkan dan harus diberikan secara tepat untuk menghindari resistensi, mengurangi resiko mortalitas dan menurunkan biaya perawatan, maka diperlukan suatu studi penggunaan antibiotik pada pasien sepsis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi pada pasien sepsis, yang meliputi karakteristik pasien sepsis, pola sumber infeksi, hasil biakan kuman, sensitivitas kuman, penggunaan antibiotik dan pembuatan petunjuk terapi antibiotik empiris berdasarkan kuman dan sumber infeksi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pengambilan data dilakukan secara retrospektif pada bagian rekam medis, dengan kriteria inklusi adalah pasien yang didiagnosis sepsis, dewasa dan dirawat inap selama periode Januari 2009 - Maret 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber infeksi terbanyak berasal dari saluran pernafasan, sedangkan kuman yang paling banyak terdeteksi adalah Escherichia coli (4,41%), Streptococcus viridans (4,41%) dan Candida sp. (4,41%); terdapat 31 jenis antibiotik yang digunakan, dimana terdapat 21 jenis antibiotik yang digunakan pada segmen terbanyak dengan tingkat resistensi yang relatif tinggi; antibiotik yang banyak digunakan adalah meropenem (14,29%), levofloxacin (14,29%) dan ceftriaxone (10,48%); petunjuk terapi antibiotik empiris dibuat berdasarkan sensitivitas kuman dan sumber infeksi.
Kata kunci : Sepsis, Bakteremia, Antibiotik -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






