
Text
Analisis Andrografolid dari Infusa Daun Sambiloto (Andrographis paniculata Nees) Pada Hati Kelinci Sehat
Sambiloto (Andrographis paniculata Nees) merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan sebagai obat herbal. Selain itu, sambiloto juga digunakan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021121000051 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2676Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2012 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2676Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Sambiloto (Andrographis paniculata Nees) merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan sebagai obat herbal. Selain itu, sambiloto juga digunakan untuk pemeliharaan kesehatan atau pencegahan penyakit, dimana masyarakat mengkonsumsi sambiloto dalam keadaan sehat. Dalam sambiloto, senyawa aktif utamanya adalah andrografolid. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil metabolisme (kadar per satuan waktu) andrografolid dari infusa daun sambiloto di dalam hati kelinci sehat. Empat belas ekor kelinci masing-masing diberi infusa daun sambiloto sebanyak 7 mL/kg BB secara oral. Organ hati diambil pada interval waktu 0,0; 0,5; 1,0; 1,5; 2,0; 3,0; dan 5,0 jam setelah pemberian infusa. Kadar andrografolid dalam organ hati dianalisis dengan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi dengan menggunakan kolom C-18, fase gerak metanol:air suling ganda (55:45) dengan laju alir 1 mL/menit, dan detektor UV panjang gelombang 222 nm. Profil metabolisme yang diperoleh menunjukkan bahwa andrografolid dari infusa daun sambiloto dimetabolisme di dalam hati setelah 1,5 jam. Kadar andrografolid di dalam hati sebesar 0,004-0,005 ppm pada 2 jam.
Kata kunci: Sambiloto, andrografolid, infusa, metabolisme, hati -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






