Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Toksisitas Subkronik Ekstrak Etanol Herba Sasaladaan (Peperomia pellucida L. Kunth.) Pada Tikus Putih Galur Wistar


Tumbuhan sasaladaan (Peperomia pellucida [L.] Kunth.) adalah salah satu tanaman yang secara ilmiah telah terbukti memiliki berbagai aktivitas ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021121000047Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2672
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2672
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tumbuhan sasaladaan (Peperomia pellucida [L.] Kunth.) adalah salah satu tanaman yang secara ilmiah telah terbukti memiliki berbagai aktivitas farmakologi. Untuk mengetahui keamanan dari penggunaan tumbuhan sasaladaan (Peperomia pellucida [L.] Kunth.), dilakukan pengujian toksisitas subkronik yang bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai efek toksik, efek akumulasi, toleransi, serta kelainan yang terjadi di organ atau sistem organ pada pemberian berulang pada tikus putih jantan dan betina. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemberian ekstrak etanol herba sasaladaan dosis 1000 mg/kg BB dan pengamatan berat badan pada tikus setiap hari selama 90 hari, dan pengamatan parameter hematologi, parameter biokimia klinik, indeks organ, indeks tukak lambung, dan histopatologi hati dan ginjal pada hari ke-91. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa pemberian Ekstrak etanol herba sasaladaan dosis 1000 mg/kg BB tikus tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap berat badan, parameter hematologi, parameter biokimia klinik, indeks organ, indeks tukak lambung, dan histologi ginjal tikus jantan dan betina, terdapat perbedaan pada histologi hati tikus jantan dan betina antara kelompok kontrol negatif dan kelompok uji namun tidak menunjukkan adanya kerusakan berat. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol herba sasaladaan dosis 1000 mg/kg BB tikus tidak memberikan efek toksik subkronis.

    Kata kunci: Toksisitas subkronik, Peperomia pellucida [L.] Kunth., Sasaladaan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi