Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Penapisan Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Daun Kumis Kucing, Daun Sukun dan Herba Putri Malu Pada Mencit Jantan


Tanaman kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth.), sukun (Artocarpus altilis (Park.) Fosb.), dan putri malu (Mimosa pudica L.) secara tradisional ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021121000043Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2668
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2668
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tanaman kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth.), sukun (Artocarpus altilis (Park.) Fosb.), dan putri malu (Mimosa pudica L.) secara tradisional telah digunakan sebagai obat antihiperurisemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun kumis kucing, daun sukun, dan herba putri malu terhadap penurunan kadar asam urat darah mencit putih jantan galur Swiss Webster yang diinduksi hiperurisemia dengan potassium oxonate (300mg/kg BB) secara intraperitoneal dan jus hati ayam (100%) secara per oral. Kadar asam urat mencit diukur dengan metode Point of Care Testing (POCT). Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak etanol ketiga tanaman tersebut pada dosis 500mg/kg BB mempunyai aktivitas antihiperurisemia (p<0,05). Ekstrak etanol daun kumis kucing memberikan aktivitas antihiperurisemia terbaik dengan persentase penurunan kadar asam urat yang terbesar; 52,672
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi