Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Formulasi Sediaan Patch dari Fraksi Air Ekstrak Batang Pohon Pisang (Musa sp.) dan Efektivitasnya Dalam Proses Penyembuhan Luka


Luka adalah rusaknya struktur, jaringan dan fungsi anatomis kulit normal. Luka harus sembuh dengan cepat untuk mengelakkan komplikasi. Getah batang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021121000035Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2660
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2660
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Luka adalah rusaknya struktur, jaringan dan fungsi anatomis kulit normal. Luka harus sembuh dengan cepat untuk mengelakkan komplikasi. Getah batang pohon pisang sejak dulu lagi sering digunakan untuk menyembuhkan luka. Banyak penelitian terdahulu menunjukkan ekstrak batang pisang efektif mempercepat penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas patch dari fraksi ekstrak batang pohon pisang sebagai penyembuh luka secara patologi dan histopatologi. Simplisia batang pisang diekstraksi dan difraksinasi. Setiap kelompok fraksi yang diperoleh yaitu fraksi air, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksan, diuji efektivitas penyembuhan luka pada hewan percobaan dan didapatkan fraksi air memberikan efektivitas penyembuhan luka terbesar. Maka fraksi air ini diformulasikan kedalam sediaan patch untuk menguji efektivitasnya dalam proses penyembuhan luka. Dalam pengujian ini digunakan 10 ekor kelinci putih ras New Zealand yang berumur sekitar 5 bulan. Punggung kelinci di beri luka sayat pada 3 lokasi. Tiap kelompok diberikan patch yang mengandung konsentrasi fraksi air ekstrak batang pohon pisang yang berbeda. Patch ditempel setiap hari dan panjang luka diukur. Pada hari ke-7 dan ke-14 setelah dilukakan, seekor kelinci dari setiap kelompok didislokasi untuk pengujian histopatologi. Dari data yang diperoleh, rata-rata persentase penyembuhan luka tertinggi (99,70%) adalah dari kelompok yang diberikan patch yang mengandung 2,0% fraksi air ekstrak batang pohon pisang dan secara histopatologi pula, persentase re-epitelisasinya juga adalah yang tertinggi dan sekaligus mempunyai jumlah neokapiler yang paling banyak dan fibroblas yang paling padat. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa patch yang mengandung fraksi air ekstrak batang pohon pisang efektif dapat mempercepat proses penyembuhan luka.

    Kata kunci :Patch, penyembuhan luka, re-epitelisasi, fibroblas, neokapilerisasi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi