Detail Cantuman

Image of Analisis Faktor Risiko Kanker Kepala dan Leher di Rumah Sakit dr Hasan Sadikin Bandung Tahun 2015-2019

Thesis  

Analisis Faktor Risiko Kanker Kepala dan Leher di Rumah Sakit dr Hasan Sadikin Bandung Tahun 2015-2019


nalisis Faktor Risiko Kanker Kepala dan Leher di Rumah Sakit dr Hasan
Sadikin Bandung Tahun 2015-2019‒ Nuri Fitriasari‒160721180001

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    Th- 881881 616.31 Fit ASekeloa (Penyakit Mulut)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    616.31 Fit A
    Penerbit PPDGS IPM FKG UNPAD : FKG Sekeloa Unpad.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 105 hlm; ilus; 21x30cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160721180001
    Klasifikasi
    616.31
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • nalisis Faktor Risiko Kanker Kepala dan Leher di Rumah Sakit dr Hasan
    Sadikin Bandung Tahun 2015-2019‒ Nuri Fitriasari‒160721180001
    ABSTRAK
    Pendahuluan: Kanker kepala dan leher (KKL) adalah tumor yang berasal dari
    rongga mulut, rongga sinonasal, faring, laring dan kelenjar saliva yang termasuk ke
    dalam keganasan paling sering terjadi dan urutan ketujuh di dunia pada tahun 2018.
    Patogenesis KKL yang tepat belum sepenuhnya diketahui, namun sebagian besar
    penyebab dari kanker adalah multifaktorial dengan mekanisme yang kompleks.
    Faktor risiko KKL didominasi oleh merokok, minum alkohol, menyirih, virus,
    faktor risiko lain yang telah dikaitkan dengan KLL termasuk pola diet, paparan
    pekerjaan, usia, jenis kelamin, dan pendidikan juga penting untuk menentukan
    risiko KKL. Tujuan: Mengetahui hubungan faktor risiko kebiasaan merokok,
    kebiasaan minum alkohol, menyirih, pekerjaan, usia, jenis kelamin dan pendidikan
    dengan KKL di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung periode Januari 2015 sampai
    dengan Desember 2019. Metode: Penelitian retrospektif dengan metode cross
    sectional, sampel secara random sampling sebanyak 372 pasien KKL dari populasi
    sebanyak 1657 pasien KKL. Hasil: Pengujian statistik menunjukkan bahwa hanya
    terdapat dua variabel yang signifikan berhubungan dengan KKL yakni variabel
    jenis kelamin (nilai p = 0.010) dan variabel kebiasaan merokok (nilai p = 0.014)
    dengan nilai koefisien Cramer’s lebih dari 0.25 dan kurang dari 0.5 maka tingkat
    keeratan hubungan yang cukup kuat dengan KKL. Simpulan: Terdapat hubungan
    faktor risiko kebiasaan merokok dan jenis kelamin dengan KKL di RSUP dr Hasan
    Sadikin Bandung Tahun 2015-2019.
    Kata Kunci: Kanker kepala dan leher, faktor risiko, analisis retrospektif
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi