
Text
Aktivitas dan Formulasi Repelen Losio Ekstrak Etanol Limbah Hasil Penyulingan Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth.)Terhadap Aedes aegypti
Limbah hasil penyulingan minyak nilam mengandung terpen-terpen non-volatil yang memiliki aktivitas antiserangga. Penelitian ini bertujuan untuk ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021121000032 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2657Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2012 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2657Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Limbah hasil penyulingan minyak nilam mengandung terpen-terpen non-volatil yang memiliki aktivitas antiserangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol limbah hasil penyulingan minyak nilam sebagai repelen terhadap nyamuk Aedes aegypti beserta konsentrasi optimumnya dan membuat formulasi losionya yang baik, aman, stabil, dan efektif. Penelitian ini meliputi skrining fitokimia, ekstraksi, pengujian parameter ekstrak, pengujian aktivitas ekstrak sebagai repelen, formulasi losio, pengujian evaluasi losio dari segi fisik, kimia, dan mikrobiologi selama waktu penyimpanan, pengujian iritasi losio, serta pengujian aktivitas repelen dalam bentuk losio. Konsentrasi ekstrak etanol limbah hasil penyulingan minyak nilam yang diuji aktivitasnya sebagai repelen adalah 5%, 10%, 20% b/v dan losio yang mengandung N,N-diethyl-meta-toluamide (DEET) 13 % sebagai kontrol positif. Hasilnya menunjukkan bahwa semua perlakuan memiliki aktivitas yang sama berdasarkan analisis statistik Anova. Sehingga dipilih konsentrasi 5% dalam formulasi losio. Kemudian dibuat formulasi losio dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 3%, 5%, dan 7% b/b. Hasilnya adalah losio yang memiliki konsentrasi paling optimum sebagai repelen terhadap nyamuk Aedes aegypti adalah losio yang mengandung 7% ekstrak. Losio repelen yang dihasilkan memiliki kualitas fisik dan kimia yang baik serta aman secara mikrobiologis, tidak menimbulkan iritasi pada kulit, dan nilai rata-rata daya proteksinya lebih baik dibandingkan losio repelen di pasaran yang mengandung DEET 13% dengan daya proteksi sebesar 65,76% selama 6 jam pemakaian.
Kata kunci : Limbah hasil penyulingan minyak nilam, repelen, Aedes aegypti, losio -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






