
Text
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan Fraksi-fraksinya Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat Dengan Metode Difusi Agar
Berbagai penelitian membuktikan bahwa kandungan kimia tanaman mengkudu mampu menyembuhkan berbagai penyakit termasuk sebagai antibakteri. Penelitian ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021121000018 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2643Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2012 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2643Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Berbagai penelitian membuktikan bahwa kandungan kimia tanaman mengkudu mampu menyembuhkan berbagai penyakit termasuk sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun mengkudu dan fraksi-fraksinya terhadap bakteri penyebab jerawat dengan metode difusi agar. Penelitian ini dilakukan melalui tahap maserasi, fraksinasi ekstrak dengan pelarut air, n-heksan dan etil asetat, pemeriksaan parameter ekstrak, uji aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi-fraksi dengan metode difusi agar, penentuan nilai Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum (KHTM) dengan metode pengenceran tabung, penentuan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) dengan metode dropping, skrining fitokima ekstrak dan fraksi yang memiliki aktivitas antibakteri terbesar serta kromatografi lapis tipis fraksi yang memberikan aktivitas antibakteri terbesar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi yang paling aktif dalam pengujian aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis adalah fraksi etil asetat. Nilai KHTM dan KBM fraksi etil asetat terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis masing-masing terletak antara 3% - 4% dan 5% - 6%.
Kata kunci: Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Daun Mengkudu -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






