Detail Cantuman

Image of Perbedaan Kekuatan Tekan pasak Glass Fiber Dibandingkan Polyethylene Fiber dengan Inti Komposit

Thesis  

Perbedaan Kekuatan Tekan pasak Glass Fiber Dibandingkan Polyethylene Fiber dengan Inti Komposit


Perawatan endodontik merubah komposisi struktur gigi normal, sehingga dapat
mengakibatkan terjadinya fraktur dan perubahan warna pada gigi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    TH-557557 617.69 ita PSekeloa (Prostodontik)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.69 ita P
    Penerbit PPDGS Prostodonsia Unpad : FKG UNPAD SEKELOA.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 59 hlm; ilus; 21x30cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160221130005
    Klasifikasi
    617.69
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perawatan endodontik merubah komposisi struktur gigi normal, sehingga dapat
    mengakibatkan terjadinya fraktur dan perubahan warna pada gigi nonvital. Untuk
    mengurangi resiko terjadinya fraktur pada gigi yang telah dirawat endodontik
    maka dibuatkan pasak dan inti untuk mendistribusikan tekanan kunyah ke akar.
    Fiber reinforced composite (FRC) merupakan alternatif perawatan pasak dimana
    memiliki modulus elastisitas mendekati dentin dan memberikan estetik lebih baik
    dibandingkan pasak logam. Ada dua jenis FRC yang banyak digunakan yaitu
    glass fiber dan polyethylene fiber.
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kekuatan tekan antara
    pasak glass fiber dibandingkan polyethylene fiber dan mengetahui kekuatan tekan
    mana yang lebih tinggi diantara pasak glass fiber dibandingkan polyethylene fiber.
    Uji tekan dilakukan pada permukaan palatal inti komposit dengan sudut 135
    derajat terhadap sumbu panjang gigi.
    Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris murni
    menggunakan 14 gigi insisivus pertama rahang atas yang dibagi menjadi dua
    kelompok dengan bentuk ferulle. Kelompok pertama menggunakan glass fiber
    dan kelompok kedua menggunakan polyethtlene fiber. Hasil penelitian kekuatan
    tekan pasak yang dianalisis dengan metode analisis statistik uji t-student
    menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai p-value = 0,046 (p
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi