Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Desain dan Evaluasi Tablet Lepas Terkendali Asetaminofen Dengan Matriks Hidroksipropil Metilselulosa Untuk Penyakit Osteoarthritis


Osteoarthritis (OA) adalah penyakit sendi yang paling sering mengenai kartilago. Asetaminofen merupakan analgetik atau obat penghalang nyeri yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021111000147Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2610
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2610
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Osteoarthritis (OA) adalah penyakit sendi yang paling sering mengenai kartilago. Asetaminofen merupakan analgetik atau obat penghalang nyeri yang digunakan sebagai tahap pengobatan awal untuk osteoarthritis yang bekerja menghambat sintesa prostaglandin (berfungsi meningkatkan sensasi rasa nyeri). Berbagai modifikasi produk obat telah dikembangkan untuk melepaskan obat pada suatu laju yang terkendali,diantaranya dengan penggunaan matriks hidrofilik. Pada penelitian ini dilakukan formulasi tablet lepas terkendali asetaminofen dengan matriks hidrofilik hidroksipropil metilselulosa (HPMC) tipe Metolose 90SH-4000SR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi dan profil pelepasan tablet lepas terkendali asetaminofen dengan menggunakan matriks hidroksipropil metilselulosa. Tablet dibuat dengan metode granulasi basah dengan variasi konsentrasi matriks yang berbeda pada setiap formula dan dengan penambahan disintegran yaitu F1 (2% HPMC), F2 (2,5% HPMC), F3 (3,5% HPMC), F4 (2% HPMC dan amprotab 5%) dan F5 (2% HPMC dan primojel 7%). Evaluasi tablet yang dilakukan meliputi keseragaman bobot, diameter, ketebalan, kekerasan, friabilitas, dan disolusi. Pengujian disolusi menggunakan alat tipe 2 (dayung) dan medium disolusi asam klorida pH 1,2 sebagai cairan simulasi lambung. Hasil pengujian disolusi menunjukkan bahwa F5 memberikan pelepasan terkendali yang memenuhi persyaratan USP, dimana dalam waktu 30 menit kadar zat aktif yang terlarut sebesar 47,8663%, 90 menit sebesar 66,6392%, 240 menit sebesar 86,6866%. Konsentrasi hidroksipropil metilselulosa memberikan pengaruh terhadap pelepasan obat, semakin besar konsentrasi yang dipakai, semakin memperlambat pelepasan obat.

    Kata kunci: Asetaminofen, tablet lepas terkendali, Hidroksipropil metilselulosa
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi