Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Penapisan Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Pepaya, Daun Singkong, dan Daun Katuk Sebagai Antiradikal DPPH Dengan Metode Spektrofotometri Ultra Violet Visible


Papaya (Carica papaya L.), singkong (Manihot uttilisima L.) dan katuk (Saurupus androgynus (L). Merr) sering digunakan sebagai sumber bahan makanan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021111000136Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2599
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2599
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Papaya (Carica papaya L.), singkong (Manihot uttilisima L.) dan katuk (Saurupus androgynus (L). Merr) sering digunakan sebagai sumber bahan makanan sehari-hari. Tumbuhan tersebut mengandung senyawa kimia yang mempunyai aktivitas sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun papaya, katuk dan singkong. Metode yang digunakan adalah pengukuran peredaman radikal DPPH oleh sampel uji menggunakan spektrofotometri ultraviolet-vissible dengan pembanding vitamin C. Pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 517 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun papaya, daun katuk, dan daun singkong mempunyai aktivitas antioksidan dengan kemampuannya menangkap radikal bebas DPPH. Ekstrak etanol daun papaya memberikan aktivitas antioksidan tertinggi dengan nilai IC50 sebesar 109,4746 ppm, diikuti dengan ekstrak etanol daun singkong dan daun katuk dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 129,1154 ppm, dan 186,4467 ppm.
    Kata kunci : Antioksidan, DPPH, papaya, singkong, katuk.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi