Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Potensi Antibakteri Kulit Batang Ketapang (Terminalia cattapa Linn.) Terhadap Galur Murni dan Isolat Shigella dysentiae


Kulit batang ketapang (Terminalia catappa Linn.) secara empiris digunakan sebagai obat disentri. Dilaporkan bahwa dari 140 juta kasus malnutrisi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021111000131Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2594
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2594
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kulit batang ketapang (Terminalia catappa Linn.) secara empiris digunakan sebagai obat disentri. Dilaporkan bahwa dari 140 juta kasus malnutrisi ternyata 600.000 kematian disebabkan oleh disentri basiler, yaitu disentri yang disebabkan oleh Shigella dysenteriae. Bakteri ini dapat mengkontaminasi makanan, minuman dan sayuran mentah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui potensi antibakteri dari kulit batang ketapang. Tahapan penelitian meliputi ekstraksi, pemeriksaan profil kimia, isolasi bakteri, uji aktifitas antibakteri, dan uji resistensi isolat S. dysenteriae terhadap beberapa antibiotik. Hasil penelitian telah diperoleh isolat S. dysenteriae dari sampel makanan dan minuman (4 isolat). Hasil uji aktifitas menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang ketapang memiliki aktifitas antibakteri terhadap seluruh isolat dan galur murni S. dysenteriae. Nilai Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) dan Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum (KHTM) ekstrak terhadap Shigella dysenteriae galur murni, isolat 1, isolat 2, serta isolat 3 dan 4 yaitu pada konsentrasi 0.50-0.45% b/v; 0.73-0.63% b/v; 0.40-0.35% b/v, serta 2.00-1.75% b/v. Hasil uji resistensi menunjukkan bahwa antibiotik Ampisilin, Kloramfenikol, dan Kotrimoksazol resisten terhadap isolat S. dysenteriae. Namun, antibiotik Tetrasiklin dan Siprofloksasin masih efektif digunakan untuk pengobatan infeksi S. dysenteriae karena masih dapat menghambat pertumbuhan seluruh isolat S. dysenteriae.

    Kata kunci: Kulit Batang Ketapang, Terminalia catappa L., Antibakteri, Shigella dysenteriae
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi