Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Profil Penggunaan Antibiotik di Seluruh Puskesmas Kawasan Sumedang Utara dan Timur Selama Periode 2008-2010 Dengan Metode ATC/DDD dan DU90%


Pola penggunaan antibiotik yang tidak tepat untuk terapi pengobatan penyakit infeksi dapat menyebabkan resistensi bakteri. Salah satu intansi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021111000124Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2588
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2588
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pola penggunaan antibiotik yang tidak tepat untuk terapi pengobatan penyakit infeksi dapat menyebabkan resistensi bakteri. Salah satu intansi kesehatan yang menggunakan antibiotik adalah puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik, kesesuaian penggunaan antibiotik dengan DOEN tahun 2008, dan biaya penggunaan antibiotik di seluruh puskesmas kawasan Sumedang Utara dan Sumedang Timur tahun 2008-2010. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan penyajian secara deskriptif dan pengumpulan secara retrospektif. Data diambil dari instalasi farmasi Dinas Kesehatan Sumedang. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan metode ATC/DDD dan DU90%, kesesuaian dengan DOEN diukur berdasarkan persentase antibiotik yang digunakan sesuai dengan antibiotik yang masuk kedalam DOEN 2008. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 7 golongan dan 16 jenis antibiotik yang digunakan di puskesmas. Antibiotik yang masuk dalam Segmen DU90% pada tahun 2008 adalah amoksisilin, kotrimoksazol, siprofloksasin, dan tetrasiklin; tahun 2009 adalah amoksisilin, terasiklin, dan siprofloksasin, serta tahun 2010 adalah amoksisilin. Total penggunaan antibiotik selama periode 2008-2010 sekitar 13031.56 DDD/1000 KPRJ. Persentase kesesuaian penggunaan antibiotik dengan DOEN pada tahun 2008 sebesar 97,98%, tahun 2009 sebesar 99,85%, dan tahun 2010 sebesar 99,93%. Biaya penggunaan antibiotik tahun 2008 sebesar, Rp.1.042.547.489,00 tahun 2009 sebesar Rp.802.382.259,00, tahun 2010 sebesar Rp.3.457.135.554,00 dengan rata-rata fluktuatif sebesar Rp.1.767.355.101,00.
    Kata kunci : Antibiotika, ATC/DDD, DU 90%, dan Daftar Obat Esensial Nasional.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi