
Text
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Rhizoma dan Daun Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) Terhadap Bakteri Shigella dysentriae Dengan Metode Difusi Agar.
Tumbuhan binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) secara empiris digunakan untuk mengobati penyakit disentri diantaranya adalah bagian rhizoma ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021111000102 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2565Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2011 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2565Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Tumbuhan binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) secara empiris digunakan untuk mengobati penyakit disentri diantaranya adalah bagian rhizoma dan daunnya. Aktivitas antibakteri dari daun dan rhizoma ini masih belum banyak diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antibakteri serta menentukan nilai konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) dari ekstrak rhizoma dan daun binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) terhadap bakteri Shigella dysentriae. Penelitian ini meliputi ekstraksi rhizoma dan daun, penapisan fitokimia, kromatografi lapis tipis terhadap ekstrak rhizoma dan daun binahong, uji aktivitas antibakteri, penentuan konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) dan uji banding dengan ekstrak bawang putih (Allium sativum). Hasil pengujian aktivitas antibakteri rhizoma dan daun binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) menunjukan bahwa eksrak rhizoma dan daun binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Shigella dysentriae. Konsentrasi hambat tumbuh minimun (KHTM) ektrak rhizoma binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) terhadap Shigella dysentriae terletak pada rentang konsentrasi 8-9% sedangkan pada daun binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) terhadap Shigella dysentiae terletak pada rentang konsentrasi 5-6%. Hasil uji banding rhizoma dan daun binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) dengan bawang putih (Allium sativum) terhadap Shigella dysentriae, pada rhizoma sebesar 1:1,15 sedangkan pada daun sebesar 1:1,9. Penapisan fitokimia menunjukan bahwa pada rhizoma binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) terkandung alkaloid, saponin, dan flavonoid, sedangkan pada daun binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) terkandung alkaloid dan flavonoid.
Kata kunci: Anredera cordifolia (Tenore) Steen., Aktivitas antibakteri, Shigella dysentriae -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






