Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pendugaan Nilai Ripitabilitas pada Domba Garut Prasapih di UPTD BPPTDK Margawati-Garut


Penelitian dilaksanakan di Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Domba dan
Kambing Margawati – Garut. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 3 ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR000900Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.5863
    Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 48 hlm.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.391
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian dilaksanakan di Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Domba dan
    Kambing Margawati – Garut. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 3 - 15 Mei
    2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dugaan nilai ripitabilitas bobot
    prasapih dan MPPA domba Garut jantan dan betina di UPTD BPPTDK
    Margawati – Garut. Materi penelitian ini terdiri dari catatan produksi dan populasi
    domba Garut tahun 2016. Jumlah domba yang digunakan untuk menduga nilai
    ripitabilitas dan MPPA pada bobot badan prasapih adalah 566 ekor. Pendugaan
    nilai ripitabilitas berdasarkan dua catatan individu menggunakan metode korelasi
    antar kelas (interclass correlation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai
    ripitabilitas yang dapat diestimasi berdasarkan data recording adalah bobot
    prasapih jantan dan betina sebesar 0,37 ± 0,05 dan 0,41 ± 0,04. Nilai MPPA bobot
    sapih dari 10 domba Garut jantan terbaik berkisar antara antara 8,77 - 3,38,
    sedangkan untuk nilai MPPA bobot sapih dari 10 domba Garut betina terbaik
    berkisar antara 5,24 - 2,37.
    Kata kunci : Domba Garut, bobot lahir, bobot sapih, ripitabilitas, MPPA
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi