
Text
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Beberapa Tumbuhan Pakan Primata Subkelas Dilleniidae Dengan Metode Spektrofotometri UV-Visible Menggunakan Pereaksi 1,1 Difenil 2 Pikrilhidrazil (DPPH)
Radikal bebas menyebabkan kerusakan oksidatif jaringan yang menstimulasi terjadinya berbagai penyakit degeneratif, seperti kardiovaskuler dan kanker. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021111000080 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2540Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2011 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2540Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Radikal bebas menyebabkan kerusakan oksidatif jaringan yang menstimulasi terjadinya berbagai penyakit degeneratif, seperti kardiovaskuler dan kanker. Antioksidan dibutuhkan untuk meredam radikal bebas. Sumber alami senyawa antioksidan diantaranya tumbuhan pakan primata. Primata dapat bertahan hidup dan tetap sehat dengan mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan yang ada di habitatnya. Pada penelitian ini dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dari daun beberapa tumbuhan pakan primata subkelas Dilleniidae, yaitu tangkolo (Kleinhovia hospita), rukem (Flacourtica rukam Zoll.& Mor), kisegel (Dillenia excelsa), lampeni (Ardisia humilis Vahl.), katulampa (Elaeocarpus glaber Blume), dan caruy (Pterospermum javanicum Jungh.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol beberapa tumbuhan pakan primata subkelas Dilleniidae dan nilai IC50-nya. Pengukuran dilakukan dengan metode spektrofotometri menggunakan pereaksi DPPH. Metode ini sering digunakan karena sederhana, cepat, dan tepat digunakan dalam menentukan aktivitas penangkap radikal bebas dari banyak sampel. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa aktivitas antioksidan terkuat dimiliki oleh ekstrak etanol katulampa (IC50 12,86 -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






