Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pemanfaatan Kulit Buah dan Pelepah Pisang (Musa x paradisiaca Linn.) Sebagai Biosorben Logam Tembaga Dalam Limbah Cair Industri Tekstil


Tembaga merupakan salah satu logam berat yang terdapat dalam limbah cair industri tekstil yang dapat terbuang dan terakumulasi di lingkungan sehingga ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021111000061Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2517
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2517
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tembaga merupakan salah satu logam berat yang terdapat dalam limbah cair industri tekstil yang dapat terbuang dan terakumulasi di lingkungan sehingga menimbulkan risiko berbahaya bagi makhluk hidup. Oleh karena itu diperlukan suatu adsorben untuk menurunkan kadar tembaga dalam limbah cair industri tekstil. Pada penelitian ini dibuat adsorben dari bahan alam, yang lazim disebut biosorben. Biosorben dibuat dari kulit buah pisang dan pelepah pisang (Musa x paradisiaca Linn.) untuk mengurangi kandungan logam tembaga dalam limbah cair industri tekstil. Biosorben dibuat dengan pemanasan menggunakan sinar matahari langsung kemudian diaktivasi dengan larutan natrium hidroksida dan formalin. Pengujian kemampuan penjerapan dilakukan dengan sistem batch menggunakan variasi zat pengaktivasi, ukuran partikel biosorben, pH dan waktu kontak. Kadar tembaga dalam sampel diukur dengan spektrofotometri serapan atom (SSA). Hasil pengujian kemampuan penjerapan menunjukan biosorben memiliki kemampuan dalam menjerap logam tembaga berdasarkan nilai kapasitas penjerapan dan persentase penjerapan. Kapasitas penjerapan dan persentase penjerapan optimum untuk pelepah pisang diperoleh pada biosorben yang diaktivasi dengan formalin pada pH 4, ukuran partikel 30 mesh, dan waktu kontak 12 jam, yaitu sebesar 19,7 mg/g dan 89,019%. Kapasitas penjerapan dan persentase penjerapan optimum untuk kulit buah pisang diperoleh pada biosorben yang diaktivasi dengan NaOH pada pH 5, ukuran partikel 20 mesh, dan waktu kontak 24 jam, yaitu sebesar 13,235 mg/g dan 59,806%.

    Kata kunci : Kulit buah pisang, Pelepah pisang, Biosorpsi, Logam tembaga
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi