
Text
Pemanfaatan Tepung Sukun Sebagai Substitusi Tepung Terigu Dalam Pembuatan Biskuit.
Biskuit yang beredar di pasaran saat ini pada umumnya adalah biskuit berbahan dasar tepung terigu yang terbuat dari biji gandum yang harus diimpor. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021111000060 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2516Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2011 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2516Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Biskuit yang beredar di pasaran saat ini pada umumnya adalah biskuit berbahan dasar tepung terigu yang terbuat dari biji gandum yang harus diimpor. Dalam rangka diversifikasi pangan dengan memanfaatkan komoditi lokal maka pengolahan tepung non terigu dapat digunakan untuk substitusi pembuatan produk pangan agar dapat mengatasi ketergantungan terhadap tepung terigu. Salah satu produk olahan dari tepung non terigu yaitu biskuit dari tepung sukun. Pada penelitian ini dibuat formulasi biskuit dari tepung sukun dengan variasi konsentrasi tepung sukun dan tepung terigu yang menghasilkan empat formula biskuit. Berdasarkan hasil pengujian rasa dan kerenyahan, biskuit formula 4 (70% tepung sukun dan 30% tepung terigu) merupakan biskuit tepung sukun yang paling disukai. Hasil analisis proksimat biskuit formula 4 yaitu kadar air 2.57%, kadar abu 3.48%, kadar lemak 24.36%, kadar protein 9.78%, kadar karbohidrat 57.36%, dan kadar serat kasar 2.45%. Biskuit formula 4 mempunyai nilai kalori sebesar 487.8 kkal yang telah memenuhi syarat SNI 01-2973-1992 tentang mutu dan cara uji biskuit. Hasil uji masa simpan produk biskuit formula empat dengan parameter kadar air adalah 17 hari 7 jam 26 menit.
Kata kunci : Diversifikasi pangan, biskuit, tepung sukun, analisis proksimat -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






