Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antijamur dari Ekstrak Etanol Tumbuhan Pakan Primata Asal Pangandaran Terhadap Candida albicans


Candida albicans merupakan flora normal selaput lendir di saluran pernapasan, saluran pencernaan dan mukosa genital. C. albicans dapat menyebabkan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021111000043Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2499
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2499
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Candida albicans merupakan flora normal selaput lendir di saluran pernapasan, saluran pencernaan dan mukosa genital. C. albicans dapat menyebabkan kandidiasis, dapat mengenai mulut, vagina, kulit, kuku, dan paru. Hewan primata memiliki anatomi dan fisiologi yang paling mirip dengan manusia, sehingga mereka dapat mengidap atau menularkan penyakit pada manusia. Hewan primata dapat bertahan hidup hanya dengan bergantung pada makanan yang mereka konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur dari 34 tumbuhan pakan primata asal Pangandaran terhadap Candida albicans serta mengetahui Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum (KHTM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) dari ekstrak yang potensial terhadap jamur tersebut. Tahapan dari penelitian ini meliputi pengumpulan, determinasi dan pengolahan tumbuhan, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, penapisan fitokimia, Kromatografi Lapis Tipis (KLT), pengujian aktivitas antijamur, penentuan KHTM dan KBM ekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh ekstrak etanol dari 34 tumbuhan pakan primata asal Pangandaran memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans pada variasi konsentrasi 250-1000 ?g/mL. Ekstrak etanol yang memiliki aktivitas antijamur paling tinggi adalah jejerukan (Acronychia laurifolia) dengan rentang nilai KHTM dan KBM sebesar 125-150 ?g/mL. Dari hasil penapisan fitokimia, didapatkan bahwa jejerukan positif terhadap identifikasi golongan polifenolat, flavonoid, steroid, monoterpenoid dan seskuiterpenoid.

    Kata kunci: Aktivitas antijamur, Candida albicans, tumbuhan pakan primata.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi