
Text
Studi Mekanisme Pemutih Kulit Senyawa Kurkumin, Demetoksikurkumin dan Xantorizol Terhadap Enzim Tirosinase dan Alfa Melanocyte Stimulating Hormon (?-MSH)
Kurkumin, demetoksikurkumin dan xantorizol merupakan senyawa aktif yang terdapat dalam temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) yang secara in vitro ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021111000041 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2497Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2011 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2497Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Kurkumin, demetoksikurkumin dan xantorizol merupakan senyawa aktif yang terdapat dalam temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) yang secara in vitro memiliki aktivitas dalam menghambat enzim tirosinase dan ?-melanocyte stimulating hormon (?-MSH). Simulasi docking dilakukan untuk mengetahui mekanisme pemutih kulit senyawa kurkumin, demetoksikurkumin dan xantorizol serta memvisualisasikan interaksi ketiga senyawa tersebut dengan enzim tirosinase dan ?-MSH. Hasil simulasi docking menunjukkan bahwa ketiga senyawa tersebut dapat berinteraksi dengan baik dengan enzim tirosinase dan ?-MSH. Pada enzim tirosinase, xantorizol berinteraksi paling mudah melalui pembentukan ikatan hidrogen dengan asam amino Asn205. Pada ?-MSH, demetoksikurkumin berinteraksi paling mudah melalui pembentukan dua ikatan hidrogen dengan asam amino His3 dan Arg5. Xantorizol dan demetoksikurkumin memiliki potensi yang tinggi untuk dijadikan kandidat zat pemutih kulit.
Kata kunci : Curcuma xanthorrhiza Roxb., Enzim Tirosinase, ?-MSH, Simulasi
docking -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






