Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengaruh Tablet Ekstrak Biji Pala (Myristica fragrans Houtt.) Bebas Safrol dan Miristisin Terhadap Kadar Glukosa Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2


Penanganan diabetes melitus tipe 2 biasanya dilakukan dengan menggunakan obat-obat antidiabetes oral dan/atau insulin dengan biaya terapi yang cukup ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021111000012Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2465
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2465
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penanganan diabetes melitus tipe 2 biasanya dilakukan dengan menggunakan obat-obat antidiabetes oral dan/atau insulin dengan biaya terapi yang cukup tinggi karena pasien diabetes melitus tipe 2 harus mendapatkan terapi seumur hidup dan biaya terapi ini akan meningkat sampai empat kali lipat jika pasien mengalami komplikasi. Oleh karena itu, penggunaan obat-obat herbal banyak ditemukan di masyarakat, di antaranya sebagai antihiperglikemik, namun penggunaannya sangat terbatas karena kurangnya bukti klinik yang mendukung efikasi dan keamanan obat herbal. Ekstrak biji pala (Myristica fragrans Houtt.) bebas safrol dan miristisin telah teruji aktivitas dan keamanannya dalam uji praklinik sebagai antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh tablet ekstrak biji pala bebas safrol dan miristisin terhadap kadar glukosa puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 selama 14 hari. Hasil pengukuran kadar glukosa puasa sebelum dan setelah perlakuan dianalis secara statistik. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan bahwa dengan ? = 0,1 terdapat penurunan kadar glukosa puasa yang bermakna pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang mengkonsumsi tablet ekstrak biji pala bebas safrol dan miristisin dosis 300 mg selama 14 hari, dengan persentase penurunan kadar glukosa sebesar 4,98 % dan persentase kenaikan sebesar 0,82 %.

    Kata kunci: Diabetes melitus tipe 2, Myristica fragrans Houtt., Antihiperglikemik, Kadar glukosa puasa.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi