
Text
Formulasi dan Uji Aktivitas Obat Kumur dari Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb)
Karies gigi merupakan penyakit yang paling sering ditemukan di dalam rongga mulut. Penyebab timbulnya karies gigi antara lain oleh bakteri ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021111000006 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2433Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2011 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2433Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Karies gigi merupakan penyakit yang paling sering ditemukan di dalam rongga mulut. Penyebab timbulnya karies gigi antara lain oleh bakteri Streptococcus mutans, Lactobacillus acidophilus. Produk untuk mencegah karies gigi dapat berupa antiseptik dalam berbagai bentuk salah satunya obat kumur. Pada penelitian ini bertujuan untuk mencari formula sediaan obat kumur dari ekstrak rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) dengan 4 variasi konsentrasi yang bertujuan untuk memperoleh formula obat kumur yang efektif pada konsentrasi minimum ekstrak. Penentuan Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimal (KHTM) ekstrak rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) terhadap Streptococcus mutans adalah 1% b/v. Kemudian dilakukan uji banding terhadap 4 variasi konsentrasi formula dengan formula di pasaran yang menunjukkan hasil formula dengan konsentrasi 4% b/v memberikan zona hambat yang lebih besar dibanding dengan formula dipasaran. Sediaan obat kumur ekstrak temulawak dengan konsentrasi 4% mampu membunuh bakteri uji dengan waktu kontak 60 detik. Seluruh obat kumur yang dibuat relatif stabil secara fisik selama waktu penyimpanan.
Kata Kunci: Obat kumur, Temulawak, Antibakteri -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






