
Text
Formulasi Plaster Transdermal Natrium Diklofenak Dengan Variasi Konsentrasi Peningkat Penetrasi DMSO
Natrium diklofenak adalah obat antiinflamasi non steroid dengan efikasi yang kuat, tetapi cepat dimetabolisme di hati dan mengganggu saluran ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021111000003 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2430Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2011 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2430Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Natrium diklofenak adalah obat antiinflamasi non steroid dengan efikasi yang kuat, tetapi cepat dimetabolisme di hati dan mengganggu saluran gastrointestinal apabila diberikan secara oral. Untuk mengatasi masalah ini, natrium diklofenak bisa dihantarkan secara transdermal. Pada penelitian ini, dilakukan formulasi plaster transdermal natrium diklofenak dengan menggunakan dimetil sulfoksida (DMSO) sebagai peningkat penetrasi dengan metode penguapan pelarut dimana kadar DMSO di setiap formulasi: F1=0%, F2=5%, F3=10%, F4=15%, F5=20%. Eudragit E 100 dan HPMC digunakan sebagai pembentuk polimer dan juga sebagai pengontrol pelepasan obat. Evaluasi sediaan plaster dilakukan dengan uji difusi plaster natrium diklofenak secara in vitro menggunakan modifikasi sel difusi Franz terhadap membran tikus albino jantan galur Wistar dengan medium dapar fosfat pH 7.4:etanol (85:15) selama 120 menit. Hasil penelitian menyatakan bahwa F5 memberikan persentase difusi paling besar setelah 120 menit dibandingkan dengan formulasi yang lain yaitu sebesar 15,669%. Ini membuktikan peningkatan konsentrasi DMSO berbanding lurus dengan persentase difusi natrium diklofenak. Kata kunci: Plaster transdermal, Natrium diklofenak, DMSO, Uji difusi secara in vitro -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






