Skripsi
Uji Potensi Antibakteri Ekstrak n-Heksan Daun Kemangi (Ocimum basilicum) tehadap Enterococcus Faecalis ATCC 29212
Pendahuluan: Bakteri dan faktor virulensinya merupakan penyebab utama periodontitis apikalis setelah perawatan endodontik. Bakteri yang sering ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan OB1-4761 4761 611 Les U Jatinangor (Oral Biologi) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 611 Les UPenerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR., 2019 Deskripsi Fisik xiv, 53 hlm,; illus; 29x21cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 160110150061Klasifikasi 611Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Dinda Lestari (Author) -
Pendahuluan: Bakteri dan faktor virulensinya merupakan penyebab utama periodontitis apikalis setelah perawatan endodontik. Bakteri yang sering ditemukan dan dianggap sebagai patogen pada saluran akar pasca perawatan endodontik adalah Enterococcus faecalis. Tujuan utama perawatan endodontik adalah eliminasi mikroorganisme dan mencegah adanya re-infeksi setelah perawatan saluran akar yang dapat dicapai melalui debridemen mekanik-kimia menggunakan larutan irigasi. Daun kemangi (Ocimum basilicum) yang merupakan tanaman herbal diduga memiliki senyawa antibakteri yang dapat menghambat Enterococcus faecalis. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi antibakteri ekstrak n-heksan daun kemangi terhadap Enterococcus faecalis ATCC 29212. Metode: Penelitian eksperimental laboratoris ini dilakukan uji efektivitas ekstrak n-heksan daun kemangi (Ocimum basilicum) terhadap Enterococcus faecalis ATCC 29212 menggunakan metode disk diffusion dengan pengulangan sebanyak tiga kali. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan daun kemangi tidak memiliki zona hambat terhadap Enterococcus faecalis ATCC 29212. Pembahasan: Besarnya konsentrasi ekstrak n-heksan daun kemangi tidak berbanding lurus dengan besarnya diameter zona hambat yang dihasilkan. Hal ini dikarenakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil uji. Simpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan daun kemangi tidak memiliki potensi antibakteri terhadap Enterococcus faecalis ATCC 29212. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






