Skripsi
Pngaruh Kandungan Betel Nut Terhadap Angka Kejadian Oral Squamous Cell Carcinoma
Oral squamous cell carcinoma (OSCC) merupakan kanker dengan urutan keenam tebanyak di dunia. Penyebab OSCC terdiri dari beberapa faktor salah satunya ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan IBM1-4796 4796 617.605 Sil P Jatinangor (IBM) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 617.605 Sil PPenerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR., 2019 Deskripsi Fisik xiv, 82 hlm,; illus; 29x21 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 160110150024Klasifikasi 617.605Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Sartika Florenti Silalahi (Author) -
Oral squamous cell carcinoma (OSCC) merupakan kanker dengan urutan keenam tebanyak di dunia. Penyebab OSCC terdiri dari beberapa faktor salah satunya faktor dari gaya hidup (seperti mengonsumsi tembakau, alkohol, dan menginang). Menginang merupakan suatu kebiasaan mengunyah daun sirih (Piper betle) yang diramu beserta buah pinang (Areca Catechu), kapur (kalsium hidroksida) dan bahan tambahan lainnya seperti tembakau, gambir, cengkeh, kapulaga, dll. Komponen menginang mengandung senyawa karsinogenik yang dapat menyebabkan OSCC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh menginang terhadap angka kejadian OSCC. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur terstruktur melalui pencarian jurnal pada Pubmed dengan menggunakan metode pencarian Boolean Operators dengan kata kunci ((((betel nut) OR areca nut) OR areca Catechu) AND oral squamous cell carcinoma) dan metode PICO. Dari pencarian tersebut ditemukan jurnal sebanyak 510 jurnal kemudian dilakukan penapisan sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan sehingga didapat hasil akhir sebanyak 7 jurnal. Secara keseluruhan, jurnal teridentifikasi menyatakan kebiasaan menginang berpengaruh terhadap angka kejadian oral squamous cell carcinoma.
Kata kunci: Skuamosa sel karsinoma rongga mulut, menginang. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






