Skripsi
Efek Implantasi Bahan Pengisi Endodontik Berbasis Karbonat Apatit terhadap Perubahan Perilaku dan Reaksi Jaringan Hewan Coba
Pendahuluan: Biokeramik karbonat apatit merupakan bahan yang sering dipakai di bidang kedokteran karena memiliki biokompatibilitas tinggi dan dapat ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan Faal1-4783 4783 612 Zul E Jatinangor (Faal) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 612 Zul EPenerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR., 2019 Deskripsi Fisik xv, 72 hlm,; illus; 29x21cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 160110150124Klasifikasi 612Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Arif Zulhazmi (Author) -
Pendahuluan: Biokeramik karbonat apatit merupakan bahan yang sering dipakai di bidang kedokteran karena memiliki biokompatibilitas tinggi dan dapat menstimulasi regenerasi tulang sehingga dapat menjadi alternatif bahan pengisi endodontik yang memerlukan tingkat biokompatibilitas tinggi, karena bahan dengan biokompatibilitas rendah akan menimbulkan reaksi inflamasi yang berkepanjangan. Inflamasi dapat diamati melalui perubahan perilaku dan reaksi jaringan hewan coba. Pengamatan dilakukan pada tikus karena memliki kesamaan kelas taksonomi dengan manusia. Tujuan: Mengetahui perubahan perilaku, makroskopis, dan mikroskopis yang ditimbulkan oleh bahan karbonat apatit pada hewan coba. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni. Kriteria inklusi adalah Tikus putih, jantan, berat badan 250-350 gram, berusia 10 minggu, tingkah laku dan aktivitas normal, tidak cacat, tidak tampak rambut kusam, rontok, atau botak. Ukuran sampel ditentukan dengan rumus Federer. Hasil: Uji perilaku menunjukkan fungsi motorik terganggu pada 2-24 jam pada seluruh tikus, uji perilaku otonom tidak menunjukkan adanya gangguan, uji makroskopis menunjukkan terdapat tumor dan rubor pada 2-72 jam pada seluruh tikus, uji mikroskopis menunjukkan peningkatan jumlah rerata neutrofil dengan titik tertinggi terletak pada periode 24 jam (3,92×103/µL) serta limfosit dengan titik tertinggi pada periode 14 hari (15,31×103/µL). Simpulan: Perilaku motorik menunjukkan perubahan hingga 24 jam, tidak terdapat perubahan perilaku otonom. Respon jaringan menunjukkan rubor dan tumor hingga 24 jam. Jumlah rerata neutrofil meningkat hingga 24 jam, terdapat peningkatan jumlah rerata limfosit. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






