Skripsi
pH Saliva Sebelum dan Sesudah Mengonsumsi Minuman Secang
Secang (Caesalpinia sappan L.) merupakan tanaman yang sudah lama digunakan sebagai obat tradisional. Secang mempunyai zat aktif brazilin yang berguna ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan OB1-4701 4701 611 Izd P Jatinangor (Forensik) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 611 Izd PPenerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR., 2019 Deskripsi Fisik xiii, 64 hlm,; illus; 29x21cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 160110150085Klasifikasi 611Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Muhammad Iqbal Izdaulfikri (Author) -
Secang (Caesalpinia sappan L.) merupakan tanaman yang sudah lama digunakan sebagai obat tradisional. Secang mempunyai zat aktif brazilin yang berguna sebagai antioksidan dan antimikroba. Minuman secang memiliki rasa kesat yang berasal dari zat polifenol. Rasa kesat dapat meningkatkan laju aliran saliva sehingga meningkatkan pH saliva. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data mengenai perbedaan pH saliva sebelum dan sesudah mengonsumsi minuman secang.
Jenis penelitian adalah eksperimen semu yang dilakukan pada 30 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran angkatan 2015. Pengukuran pH saliva dilakukan sebelum dan sesudah mengonsumsi minuman secang menggunakan pH meter. Analisis data menggunakan uji statistik yaitu uji t-berpasangan dengan α=0,05.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pH saliva sebelum dan sesudah mengonsumsi minuman secang adalah 6,62 dan 6,76. Hasil uji t-berpasangan menunjukkan suatu peningkatan yang signifikan sesudah mengonsumsi minuman secang dengan p-value sebesar 0,00 lebih kecil dari 0,05.
Simpulan penelitian ini adalah terdapat peningkatan pH saliva sesudah mengonsumsi minuman secang. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






