
Text
Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Bayam Duri (Amaranthus spinosus L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa Dengan Metode Difusi Agar
Tumbuhan Bayam duri (Amarhantus spinosus L.) secara empiris digunakan untuk mengobati berbagai penyakit diantaranya eksim, disentri dan diare. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021101000130 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2468Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2010 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2468Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Tumbuhan Bayam duri (Amarhantus spinosus L.) secara empiris digunakan untuk mengobati berbagai penyakit diantaranya eksim, disentri dan diare. Aktivitas antibakteri dari daun bayam duri ini masih belum banyak diteliti. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri serta menentukan nilai konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) dari ekstrak etanol bayam duri (Amarhantus spinosus L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini meliputi ekstraksi daun bayam duri, penapisan fitokimia, kromatografi lapis tipis terhadap ekstrak bayam duri, uji aktivitas antibakteri, penentuan konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) dan uji banding dengan ekstrak daun sukun (Artocarpus communis Forst.). Hasil pengujian aktivitas antibakteri daun bayam duri menunjukkan bahwa ekstrak daun bayam duri memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus sedangkan pada Pseudomonas aeruginosa tidak menunjukan aktivitas antibakteri. Konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) ekstrak daun bayam duri (Amarhantus spinosus L.) terhadap Staphylococcus aureus terletak pada rentang konsentrasi 7.000-6.000 ppm. Hasil uji banding daun bayam duri (Amarhantus spinosus L.) dengan ekstrak daun sukun (Artocarpus communis Forst.) terhadap Staphylococcus aureus sebesar 1 : 54,075. Penapisan fitokimia menunjukkan bahwa daun bayam duri (Amarhantus spinosus L.) mengandung alkaloid dan saponin.
Kata kunci: Amarhantus spinosus L., Aktivitas antibakteri, Pseudomonas, Staphylococcus -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






