Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengaruh Kualitas Oosit dan Penambahan Gluthathione terhadap Tingkat Maturasi Oosit Domba Lokal Secara In Vitro dengan Sistem Inkubasi Menggunakan Gas CO2 Pernapasan


Faktor penting yang menentukan keberhasilan maturasi oosit secara in vitro adalah kualitas oosit dan sistem kultur yang optimal. Penelitian ini ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR000537Skr.5834Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.5834
    Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 42 hlm.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.3
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Faktor penting yang menentukan keberhasilan maturasi oosit secara in vitro adalah kualitas oosit dan sistem kultur yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas oosit dan penambahan gluthathione terhadap tingkat maturasi oosit domba lokal dengan sistem inkubasi menggunakan gas CO2 pernafasan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor. Terdapat enam perlakuan dengan empat kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan kualitas oosit dan konsentrasi gluthathione. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan ANOVA dan Uji jarak berganda Duncan. Oosit dikelompokan menjadi 3 kategori berdasarkan lapisan sel kumulus dan homogenitas sitoplasma. Oosit kemudian dikultur selama 25-26 Jam, pada media TCM-199 dengan Gluthathione (1mM) dan tanpa Gluthathione (0mM). Tingkat maturasi oosit dievaluasi berdasarkan ekspansi sel kumulus dan ekstrusi first polar body. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas oosit berpengaruh nyata terhadap ekspansi sel-sel kumulus. Oosit kualitas A menunjukan persentasi ekspansi sel kumulus tertinggi sebesar 45,37%. Penambahan gluthathione berpengaruh nyata terhadap ekspansi sel kumulus dan ekstruksi first polar body. Media Maturasi yang ditambahkan gluthathione 1mM memiliki persentasi ekspansi sel kumulus dan ekstruksi first polar body tertingi sebesar 30,91% dan 32,67%. Hasil tersebut menunjukan bahwa kualitas oosit dapat meningkatkan ekspansi sel kumulus dan pemberian gluthathione 1mM pada media maturasi dapat meningkatkan tingkat maturasi oosit
    Kata kunci : Maturasi Oosit In Vitro, Kualitas Oosit, Gluthatione, Ekspansi Sel Kumulus, Tingkat Maturasi Oosit
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi