
Text
Performa Produksi Induk Domba Lokal di Sub Unit Pengembangan Perbibitan Ternak Domba Bunihayu Kecamtan Jalancagak Kabupaten Subang Jawa Barat
Domba Lokal merupakan ternak ruminansia kecil yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat khususnya di Jawa Barat. Penelitian mengenai performa induk ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan SKR000536 Skr.5833 Perpustakaan Fakultas Peternakan Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas PeternakanJudul Seri -No. Panggil Skr.5833Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang., 2017 Deskripsi Fisik xii, 39 hlm.: ilus.; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 636.3Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Roland Pandapotan -
Domba Lokal merupakan ternak ruminansia kecil yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat khususnya di Jawa Barat. Penelitian mengenai performa induk Domba Lokal telah dilakukan di Sub Unit Pengembangan Perbibitan Ternak Domba (SUPPTD) Bunihayu, Desa Bunihayu, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Tanggal 29 Maret - 5 April 2017. Jumlah ternak yang diamati sebanyak 30 ekor induk Domba Lokal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui performa produksi induk Domba Lokal di SUPPTD Bunihayu, Desa Bunihayu, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai dengan pengambilan data secara purposive sampling. Jumlah induk Domba Lokal di SUPPTD Bunihayu yang diteliti sebanyak 30 ekor dengan rata-rata jumlah anak sekelahiran 1,50 ± 0,73 ekor, rata-rata bobot lahir anak tunggal 2,96 ± 0,56 kg, kembar dua 2,32 ± 0,27 kg, kembar tiga 1,98 ± 0,22 kg, jantan 2,61 ± 0,71 kg, betina 2,34 ± 0,38 kg, rata-rata bobot sapih anak tunggal 12,78 ± 2,51 kg, kembar dua 7,99 ± 1,29 kg, kembar tiga 7,38 ± 1,03 kg, dan jumlah mortalitas prasapih sebesar 8 ekor (17,78%).
Kata Kunci: Performa Produksi, Induk Domba Lokal, SUPPTD Bunihayu. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






