Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Sitotoksik Isolat Daun Puspa (Schima wallichii Korth.) Terhadap Sel Kanker Prostat (LNCaP)


Kanker merupakan penyakit mematikan yang kini semakin memasyarakat, dapat menjangkiti semua orang dan dapat tumbuh di semua bagian tubuh. Salah satu ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021101000111Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2438
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2438
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kanker merupakan penyakit mematikan yang kini semakin memasyarakat, dapat menjangkiti semua orang dan dapat tumbuh di semua bagian tubuh. Salah satu kanker yang kerap dialami pria berusia lanjut adalah kanker prostat yang merupakan kanker pembunuh nomor dua pada pria setelah kanker paru-paru. Terapi konvensional yang dilakukan untuk mengatasi kanker masih kurang memuaskan sehingga dibutuhkan terapi alternatif yaitu dengan mengkonsumsi sediaan bahan alam. Salah satu bahan alam yang berpotensi untuk dapat dikembangkan sebagai obat kanker adalah daun puspa (Schima wallichii Korth.). Dengan tujuan memperoleh senyawa lead compound antikanker yang dapat menjadi dasar pengembangan obat herbal terstandar dan fitofarmaka antikanker, maka dilakukan uji aktivitas sitotoksik isolat daun puspa terhadap sel kanker prostat LNCaP dengan metode 3-(4,5-dimeti-tiazol-2-il)-2,5-difeniltetrazolium bromide (MTT) dan mengidentifikasi isolat tersebut. Hasil isolasi dari fraksi etil asetat dihasilkan dua isolat yaitu SW-I (Rf 0,19) dan SW-II (Rf 0,4). Isolat SW-II diidentifikasi menggunakan analisis KLT, spektrofotometri ultraviolet (UV), spektrofotometri inframerah (IR) dan titik leleh. Spektrum UV isolat SW-II menunjukkan dua panjang gelombang maksimum pada 265 nm dan 342 nm, spektrum IR menunjukkan adanya gugus -OH pada alkohol dan fenol, -CH3 dan -CH2 alifatik, C=O aromatik, C=C aromatik, -CH geminal, C-O lakton, dan titik leleh dengan rentang suhu 152,7-1530C. Hasil analisis spektrum UV dan IR dari isolat SW-II menunjukkan ciri khas senyawa flavonoid golongan flavon atau flavonol. Pengujian aktivitas sitotoksik isolat SW-II daun puspa terhadap sel kanker prostat LNCaP menghasilkan IC50 sebesar 94
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi