Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antioksidan dari Minyak Atsiri dan Ekstrak Etanol Kulit Batang Sintok (Cinnamomum sintoc BI.) Terhadap Senyawa Radikal Bebas 1,1 Diphenyl 2 Picrylhidrazyl (DPPH)


Sintok merupakan tumbuhan yang dapat digunakan untuk pengobatan, tumbuhan ini telah diketahui memiliki aktivitas analgesik antiinflamasi yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021101000095Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2413
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2413
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sintok merupakan tumbuhan yang dapat digunakan untuk pengobatan, tumbuhan ini telah diketahui memiliki aktivitas analgesik antiinflamasi yang kemudian diduga juga memiliki aktivitas antioksidan. Telah dilakukan penelitian mengenai aktivitas antioksidan dengan berbagai konsentrasi minyak atsiri dan ekstrak etanol kulit batang sintok (Cinnamomum sintoc Bl.) dengan pembanding vitamin C yang telah diketahui memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Minyak atsiri dan ekstrak etanol kulit batang sintok diuji terhadap senyawa DPPH (1,1-difenil-2-pikril-hidrazil) dengan mengukur absorbansi menggunakan spektrofotometer sinar tampak pada panjang gelombang 518 nm. Metode penelitian yang dilakukan meliputi destilasi minyak atsiri dan ekstraksi kulit batang sintok, penetapan IC50 minyak atsiri dan ekstrak etanol dengan pembanding vitamin C. Variasi konsentrasi sampel uji yang digunakan pada pengujian ini adalah 15, 5, 1, 0.1, 0.5 ppm untuk minyak atsiri dan 25, 20, 17, 15, 10 ppm untuk ekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri kulit batang sintok memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 16,29 ppm, 5 kali lebih lemah dibandingkan vitamin C, kemudian ekstrak etanol juga menunjukkan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 38,89 ppm, 11 kali lebih lemah dibandingkan vitamin C (IC50 vitamin C = 3,35 ppm, IC50 minyak atsiri = 16,29 ppm, IC50 ekstrak etanol = 38,89 ppm).


    Kata Kunci: Antioksidan, Kulit Batang Sintok, DPPH
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi