
Text
Aktivitas Antidiabetes Kelompok Fraksi Etil Asetat Herba Peperomia pellucida (L.) Kunth. Pada Tikus Putih
Peperomia pellucida (L.) Kunth adalah salah satu tumbuhan yang secara empirik digunakan sebagai antidiabetes. Telah dilakukan pengujian aktivitas ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021101000071 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2381Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2010 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2381Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Peperomia pellucida (L.) Kunth adalah salah satu tumbuhan yang secara empirik digunakan sebagai antidiabetes. Telah dilakukan pengujian aktivitas antidiabetes Peperomia pellucida (L.) Kunth. Penelitian ini bertujuan mendapatkan kelompok fraksi etil asetat herba Peperomia pellucida (L.) Kunth. yang memiliki aktivitas antidiabetes. Fraksi etil asetat diperoleh secara maserasi, ekstraksi cair-cair, dan kromatografi cair vakum. Pengelompokkan fraksi dilakukan setelah pemantauan pola bercak dengan metode kromatografi lapis tipis dan diperoleh tiga kelompok fraksi yaitu PP-IIA, PP-IIB, dan PP-IIC. Pengujian aktivitas antidiabetes PP-IIA, PP-IIB, dan PP-IIC dilakukan menggunakan metode induksi aloksan pada tikus putih jantan dengan diberikan masing-masing dosis 250 mg/kg BB peroral. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan pada hari kedua, ketiga, dan keempat setelah perlakuan dengan metode enzimatik (GOD-PAP) menggunakan spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 546 nm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ketiga kelompok fraksi memiliki aktivitas antidiabetes dengan persentase penuruan kadar glukosa PP-IIA (22,66%), PP-IIB (59,50%), dan PP-IIC (20.97%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa PP-IIB merupakan fraksi yang paling baik sebagai antidiabetes dan aktivitas antidiabetes terbaik ditunjukkan pada hari keempat dengan persentase 55,61%.
Kata kunci : Peperomia pellucida (L.) Kunth., Antidiabetes, Aloksan, Tikus -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






