
Text
Penentuan Medium Fermentasi Berdasarkan Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Etil Asetat dan Metanol dari Hasil Fermentasi Kapang Laut Kode SL 32.1
Berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui bahwa kapang laut menghasilkan metabolit sekunder yang berfungsi sebagai senyawa antioksidan. Tujuan dari ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021101000062 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2365Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2010 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2365Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui bahwa kapang laut menghasilkan metabolit sekunder yang berfungsi sebagai senyawa antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui medium yang dapat mendukung proses fermentasi pada kapang laut kode SL 32.1 sehingga menghasilkan zat antioksidan maksimal. Metode yang digunakan adalah identifikasi genus kapang laut kode SL 32.1, fermentasi dengan medium malt extract broth dan Wickerham, ekstraksi, uji autografi secara Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan uji aktivitas antioksidan meliputi spektrofotometri UV-Vis menggunakan metode DPPH (1,1-Diphenyl-Picryl-2-Hydrazil) dengan vitamin C sebagai pembanding, fermentasi dengan medium terpilih, pembuatan kurva tumbuh dan kurva pH serta perhitungan kadar fenol total. Hasil identifikasi menunjukkan kapang laut kode SL 32.1 termasuk dalam genus Penicillium sp. Hasil uji autografi antioksidan menunjukkan terdapat spot kuning pada ekstrak etil asetat supernatan dan ekstrak etil asetat pelet medium malt extract broth. Nilai IC50 dari ekstrak etil asetat supernatan dan etil asetat pelet medium Malt Extract Broth berturut-turut adalah sebesar 468,22 ppm dan 588,68 ppm. Ekstrak metanol pelet baik dari medium malt extract broth dan Wickerham tidak memiliki aktivitas antioksidan. Kadar fenol total ekstrak etil asetat supernatan dan ekstrak etil asetat pelet medium malt extract broth berturut-turut adalah 7% (0,089 mg TAE/g) dan 6,83% (0,086 mg TAE/g) . Dari penelitian ini diketahui bahwa tidak terdapat korelasi antara kadar fenol total dengan aktivitas antioksidan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa medium fermentasi yang tepat untuk kapang laut kode SL 32.1 sehingga menghasilkan aktivitas antioksidan maksimal adalah medium malt extract broth dengan aktivitas antioksidan terbesar terdapat pada ekstrak etil asetat supernatan.
Kata kunci : Kapang laut, Metabolit sekunder, Antioksidan, DPPH, Kadar fenol total -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






