Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Kayu Manis (Cinnamomum burmannii Nees&Th. Nees), Klabet (Trigonella foenum-graecum L.), dan Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Pada Tikus Yang Diinduksi Aloksan


Kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii Nees&Th. Nees), biji klabet (Trigonella foenum-graecum L.), dan buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) telah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021101000058Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2360
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2360
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii Nees&Th. Nees), biji klabet (Trigonella foenum-graecum L.), dan buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) telah diteliti sebagai herbal yang memiliki aktivitas antidiabetes dalam bentuk tunggalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antidiabetes dari kombinasi ekstrak etanol kayu manis, klabet, dan mengkudu secara in vivo pada tikus jantan yang diinduksi aloksan. Uji aktivitas antidiabetes dilakukan dengan menggunakan metode induksi aloksan, diberikan secara intraperitoneal dengan dosis 125 mg/kg BB. Pemberiaan sediaan uji dilakukan melalui oral, yang terdiri dari dosis I (kayu manis 1,6 g/kg BB, klabet 0,5 g/kg BB, dan mengkudu 0,5 g/kg BB), dosis II (kayu manis 0,8 g/kg BB, klabet 1 g/kg BB, dan mengkudu 0,5 g/kg BB), dan dosis III (kayu manis 0,8 g/kg BB, klabet 0,5 g/kg BB, dan mengkudu 1 g/kg BB). Sebagai pembanding, digunakan glibenklamida dengan dosis 0,45 mg/kg BB yang diberikan peroral. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan menggunakan glukometer pada hari kesatu, keempat, kelima, ketujuh, dankesembilan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna dari masing-masing perlakuan terhadap parameter yang diukur pada ?=0,05. Pengaruh tertinggi penurunan kadar glukosa darah tikus dibanding kontrol negatif, pada dosis I terjadi pada hari ketujuh sebesar 61,52%, pada dosis II terjadi pada hari ketujuh sebesar 62,21%, dan pada dosis III terjadi pada hari kelima sebesar 38,66%.
    Kata kunci : Diabetes mellitus, Antidiabetes, Cinnamomum burmannii Nees&Th. Nees, Trigonella foenum-graecum L., Morinda citrifolia L., Aloksan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi