Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Batang Tumbuhan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Terhadap Escherichia coli dan Bacillus cereus


Buah naga merah adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus familia Cactaceae. Buah naga banyak digunakan untuk menurunkan kadar ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021101000038Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2336
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2336
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Buah naga merah adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus familia Cactaceae. Buah naga banyak digunakan untuk menurunkan kadar gula darah dan kolesterol, serta berpotensi mencegah kanker. Batang tumbuhan buah naga merah memiliki kandungan ?-sitosterol yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif. Penelitian mengenai aktivitas antibakteri dari batang tumbuhan buah naga belum pernah dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan menentukan konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak etanol batang tumbuhan buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap Escherichia coli dan Bacillus cereus serta nilai bandingnya dengan tetrasiklin. Hasil pengujian aktivitas antibakteri ekstrak menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang tumbuhan buah naga merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Bacillus cereus. Konsentrasi hambat minimum ekstrak terhadap Escherichia coli terletak antara konsentrasi 0,08% - 0,09% sedangkan terhadap Bacillus cereus terletak antara konsentrasi 0,13% - 0,14%. Hasil uji banding ekstrak dengan tetrasiklin terhadap Escherichia coli dan Bacillus cereus berturut-turut sebesar 1 : 3,27 x 10-5 dan 1 : 7,44 x 10-5. Penapisan fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang tumbuhan buah naga merah terdeteksi senyawa flavonoid, polifenolat, monoterpenoid dan seskuiterpenoid, serta steroid. Kromatografi Lapis Tipis (KLT) ekstrak menghasilkan sebelas bercak, maka kemungkinan ekstrak batang tumbuhan buah naga merah mengandung minimal sebelas senyawa.

    Kata kunci : Hylocereus polyrhizus, Antibakteri, Escherichia coli, Bacillus cereus
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi