Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Formulasi Sediaan Tetes Mata Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Lidah Buaya (Aloe vera Linn.) dan Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle Linn.)


Saat ini banyak beredar obat tetes mata dengan bahan aktif dari alam yang dikenal dengan obat tetes mata tradisional. Lidah buaya dan sirih merupakan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021101000032Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2330
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2330
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Saat ini banyak beredar obat tetes mata dengan bahan aktif dari alam yang dikenal dengan obat tetes mata tradisional. Lidah buaya dan sirih merupakan tumbuhan yang sering digunakan untuk pengobatan pada gangguan mata. Pada penelitian ini dibuat formula sediaan tetes mata kombinasi ekstrak etanol daun lidah buaya (Aloe vera Linn.) dan ekstrak etanol daun sirih (Piper betle Linn.) dengan variasi konsentrasi yang bertujuan untuk memperoleh formula obat tetes mata yang efektif. Penelitian ini dimulai dengan menentukan aktivitas antibakteri dari kedua ekstrak, dilanjutkan dengan penetapan konsentrasi hambat minimum kedua ekstrak, lalu dilakukan formulasi tetes mata kombinasi ekstrak etanol daun lidah buaya dan ekstrak etanol daun sirih dengan lima variasi formula, yaitu F0,F1,F2,F3 dan F4. Kemudian, dilakukan evaluasi terhadap sediaan tetes mata yaitu pengamatan visual, pengukuran pH, pengujian sterilitas dan pengujian aktivitas sediaan. Hasilnya, sediaan tetes mata kombinasi ekstrak etanol daun lidah buaya dan ekstrak etanol daun sirih terbukti memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan konsentrasi minimum sebesar 7%. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan uji sterilitas pada sediaan tetes mata, diperoleh hasil bahwa kelima formula telah memenuhi persyaratan pH dan tidak terjadi perubahan warna, namun pada uji sterilitas formula 2 (F2) terdapat pertumbuhan mikroorganisme dan dari hasil pengamatan pembentukan endapan, pada formula 2 (F2) dan formula 4 (F4) terbentuk endapan pada hari ke-14 sedangkan untuk formula 3 (F3) pada hari ke-21.

    Kata Kunci: Tetes mata, Lidah Buaya, Sirih.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi