
Text
Profil Disolusi Tablet Parasetamol Dengan Variasi Pengikat Hidroksipropil Selulosa dan Metil Selulosa
Disolusi suatu tablet merupakan tahapan penentu kecepatan absorpsi obat, peran pengikat sangat penting dalam menentukan disolusi tablet. Pada ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021101000028 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2329Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2010 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2329Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Disolusi suatu tablet merupakan tahapan penentu kecepatan absorpsi obat, peran pengikat sangat penting dalam menentukan disolusi tablet. Pada penelitian ini dilakukan formulasi tablet parasetamol dengan pengikat hidroksipropil selulosa dan metil selulosa pada variasi konsentrasi 2%, 3,5% dan 5% dengan pembanding polivinil pirolidon pada formulasi tablet parasetamol 500 mg. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui profil disolusi dari formula tablet parasetamol dengan menggunakan variasi pengikat hidroksipropil selulosa dan metil selulosa. Tablet parasetamol dibuat dengan metode granulasi basah. Hasil evaluasi tablet meliputi keragaman bobot, diameter, ketebalan, kekerasan, friabilitas, waktu hancur, dan disolusi (menggunakan metode dayung dengan medium larutan dapar fosfat pH 5,8, 50 rpm). Evaluasi tablet parasetamol memenuhi persyaratan farmakope indonesia kecuali tablet parasetamol dengan pengikat metil selulosa pada konsentrasi 5%, waktu hancur lebih dari 15 menit. Hasil pengujian disolusi menunjukkan bahwa tablet parasetamol menggunakan pengikat hidroksipropil selulosa dan metil selulosa dengan pembanding polivinil pirolidon pada konsentrasi 2%, 3,5% dan 5% memenuhi persyaratan uji disolusi (dalam 30 menit kelarutan tablet lebih dari 80%). Profil disolusi tablet parasetamol dengan pengikat hidroksipropil selulosa dan metil selulosa pada konsentrasi 2% dan 3,5% memiliki profil disolusi yang sama (pada menit ke-10, kadar parasetamol telah mencapai lebih dari 100%). Bila ditingkatkan konsentrasinya menjadi 5%, profil disolusi pelepasan parasetamol dari tablet dengan pengikat hidroksipropil selulosa dan metil selulosa berbeda (profil disolusi dengan pengikat metil selulosa pada menit ke-10, kadar parasetamol telah mencapai lebih dari 40% sedangkan pengikat hidroksipropil selulosa pada menit ke-10, kadar parasetamol telah mencapai lebih dari 80%).
Kata kunci : Profil disolusi tablet parasetamol, Hidroksipropil selulosa, Metil selulosa, Polivinil pirolidon -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






