Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Ekstrak Etanol Herba Meniran (Phyllanthus niruri L.), Daun Pepaya (Carica papaya L.) dan Daun Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.) Terhadap Jumlah Trombosit, Eritrosit dan Kadar Hematokrit Pada Tikus (Rattus novergicus)


Telah dilakukan pengujian aktivitas ekstrak etanol herba meniran(Phyllantus niruri L.), daun pepaya (Carica papaya L.), dan daun jambu biji merah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021101000022Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2320
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2320
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan pengujian aktivitas ekstrak etanol herba meniran(Phyllantus niruri L.), daun pepaya (Carica papaya L.), dan daun jambu biji merah (Psidium guajava L.) terhadap jumlah trombosit, eritrosit, dan kadar kematokrit pada tikus putih (Rattus novergicus) dengan metode induksi heparin. Ekstrak diberikan dengan cara oral, dosis ekstrak etanol herba meniran 125, 250, 500 mg/kg BB; ekstrak etanol daun pepaya 100, 200, 400 mg/kg BB; ekstrak etanol daun jambu biji merah 250, 500, 1000 mg/kg BB. Penentuan jumlah trombosit dan eritrosit dilakukan dengan alat hemositometer, sedangkan kadar hematokrit dengan alat mikrosentrifus hematokrit. Penentuan parameter tersebut dilakukan setelah 7 hari pemberian ekstrak. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan yang mempunyai pengaruh terhadap peningkatan jumlah trombosit ekstrak etanol herba meniran dosis 250 dan 500 mg/kg BB, ekstrak etanol daun pepaya dosis 200 dan 400 mg/kg BB, ekstrak etanol daun jambu biji merah dosis 500 dan 1000 mg/kg BB, sedangkan terhadap peningkatan jumlah eritrosit dan kadar hematokrit yaitu ekstrak etanol herba meniran dosis 125; 250; 500 mg/kg BB, ekstrak etanol daun pepaya dosis 200; 400 mg/kg BB; ekstrak etanol daun jambu biji merah 500; 1000 mg/kg BB dibandingkan terhadap kontrol negatif (?=0,05). Efek terbesar yang diperoleh dari peningkatan jumlah trombosit yaitu ekstrak etanol herba meniran dosis 500 mg/kg BB dengan persentase peningkatan jumlah trombosit 84%, peningkatan jumlah eritrosit yaitu ekstrak etanol herba meniran dosis 500 mg/kg BB dengan persentase peningkatan jumlah eritrosit sebesar 32,98%, sedangkan peningkatan kadar hematokrit yaitu ekstrak etanol daun jambu biji merah dosis 1000 mg/kg BB dengan persentase peningkatan kadar hematokrit 10,43%. Dari hasil penapisan fitokimia diperoleh senyawa-senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak etanol meniran, daun pepaya dan daun jambu biji merah. Pada ekstrak etanol herba meniran terdiri dari alkaloid, polifenol, tanin, saponin, flavonoid, monoterpen & seskuiterpen, triterpenoid dan kuinon. Pada ekstrak etanol daun pepaya terdiri dari alkaloid, polifenol, tanin, saponin, flavonoid dan kuinon. Pada ekstrak etanol daun jambu biji terdiri dari polifenol, tanin, saponin, flavonoid, monoterpen & seskuiterpen, triterpenoid dan kuinon.

    Kata kunci : Trombosit, Eritrosit, Hematokrit, Meniran (Phyllanthus niruri L.), Daun Pepaya (Carica papaya L.), Daun jambu biji merah (Psidium guajava L.).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi