
Text
Formulasi Gel Penolakan Nyamuk Yang Mengandung Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.)
Nyamuk merupakan serangga yang menjadi vektor penyakit seperti demam berdarah dengue, malaria, dan filariasis. Untuk menghindari gigitan nyamuk, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021101000019 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2316Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2010 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2316Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Nyamuk merupakan serangga yang menjadi vektor penyakit seperti demam berdarah dengue, malaria, dan filariasis. Untuk menghindari gigitan nyamuk, dapat digunakan sediaan penolak nyamuk yang mengandung bahan kimia DEET (N,N-diethyl m-toluamide). Alternatif lain yang relatif aman adalah dengan menggunakan bahan penolak nyamuk alami, yaitu daun sirsak. Daun sirsak telah digunakan secara empiris untuk menolak nyamuk. Pada penelitian ini telah dibuat sediaan gel penolak nyamuk yang mengandung ekstrak daun sirsak. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah pengumpulan dan determinasi tanaman, ekstraksi, skrining fitokimia, pengamatan parameter ekstrak, perancangan formula, formulasi gel penolak nyamuk, uji evaluasi fisik sediaan, uji daya proteksi sediaan, dan uji keamanan sediaan. Berdasarkan hasil perancangan formula dibuat gel dengan basis Aqupec HV-505 dengan konsentrasi ekstrak daun sirsak sebesar 3%, 5%, 7%, dan 9%. Gel tersebut memiliki kualitas fisik yang baik. Uji keamanan menunjukkan bahwa sediaan tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Hasil uji daya proteksi sediaan menunjukkan bahwa gel penolak nyamuk dengan konsentrasi ekstrak daun sirsak 9% memiliki daya proteksi sebesar 68,25%.
Kata kunci: nyamuk, penolak nyamuk, sirsak -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






