Thesis
Analisis Radiograf Nilai Densitas Mandibula Dengan Kadar Kortisol Pada Pasien Lanjut Usia
atar Belakang: Pada lanjut usia tubuh mengalami penuaan, meliputi perubahan fisik, psikologis, kognitif disebabkan proses penuaan secara fisologis. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan TH-706 706 616.0757 Rac A Sekeloa (Radiologi) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 616.0757 Rac APenerbit PPDGS Radiologi Unpad : Indonesia,Bandung., 2019 Deskripsi Fisik xiii, 62 hlm; ilus; 21x30Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 160821160005Klasifikasi 616.0757Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Noor Rachmawati -
atar Belakang: Pada lanjut usia tubuh mengalami penuaan, meliputi perubahan fisik, psikologis, kognitif disebabkan proses penuaan secara fisologis. Persoalan ini dikenal dengan Geriatry Syndrom. Osteoporosis dan depresi merupakan gejala dari sindrom yang dialami. Kondisi depresi, penurunan hormone estrogen ataupu testoteron, inflamasi fisiologis adalah pemicu peningkatan kadar kortisol dalam tubuh. Peningkatan kadar kortisol dalam waktu lama akan menyebabkan penurunan densitas tulang. Pada lanjut usia osteoporosis secara alami dapat terjadi, ditambah keadaan depresi disertai kortisol tinggi maka terjadi penurunan nilai densitas mandibula. Analisis yang dilakukan untuk mengetahui nilai densitas mandibular pada radiograf panoramik menggunakan softwear Image J. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan korelasi antara kadar kortisol terhadap densitas tulang yang dinilai melalui radiografi panoramik.
Material dan Metode yang digunakan adalah survei analitik dimana populasi yang ditetapkan berasal dari data sekunder pasien berupa radiograf panoramik dan hasil laboratorium permeriksaan kortisol. Sampel yang terkumpul 31 radiograf dan 31 data kortisol. Sampel kemudian dibagi dalam kelompok wanita dan pria serta golongan usia yaitu 50-60 tahun dan > 60 tahun.
Hasil penelitian Semakin bertambah usia menunjukkan penurunan nilai densitas mandibula dan peningkatan kadar kortisol baik pada wanita dan laki-laki. Nilai densitas mandibula paling rendah yaitu 18,03%, dan kadar kortisol paling tinggi sekitar 8,72 µgr/DL adalah kelompok wanita usia > 60 tahun. Korelasi yang ditunjukkan antara nilai densitas dan kadar kortisol menunjukkan korelasi yang kuat dnegan signifikansi R-0.747.
Pembahasan: Nilai densitas mandibular pada lanjut usia wanita maupun laki-laki semakin bertambah usia semakin rendah sesuai dengan penelitian Eric dan Ann Craney, semakin tinggi kadar kortisol pada penelitian ini adalah wanita usia diatas 60 tahun maka densitas akan makin turun sesuai dengan penelitian Papoola
Simpulan Semakin bertambah usia terjadi penurunan nilai densitas mandibula secara radiograf panoramik dan peningkatan kadar kortisol baik pada wanita maupun laki-laki. Semakin tinggi kadar kortisol makan analisis radiograf nilai densitas mandibula makin rendah -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






