Text
Reinterpretasi Simbol - Simbol Budaya Sunda Lama Dalam Mitos Sangkuriang
ABSTRAK
Penelitian ini membahas mitos Sangkuriang yang merupakan warisan kebudayaan
Sunda lama. Reinterpretasi dilakukan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007066 306 Der r Perpustakaan Pusat (Referensi) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 306 Der rPenerbit : ., 2015 Deskripsi Fisik xii,;134 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 180720130015Klasifikasi 306 Der rTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik ReferensiPernyataan Tanggungjawab Deri Hudaya -
ABSTRAK
Penelitian ini membahas mitos Sangkuriang yang merupakan warisan kebudayaan
Sunda lama. Reinterpretasi dilakukan dengan mempertimbangkan konteks budaya
mitis-spiritual Sunda yang melatari penciptaan mitos tersebut. Teori simbol
digunakan dalam penelitian ini dan dikomparasikan dengan pokok pemikiran
dualistik-antagonistik yang melandasi kebudayan mitis-spiritual Sunda. Pokok
pemikiran tersebut periu dimunculkan untuk menghindari kesalahan dalam
menentukan simbol-simbol inti yang penting untuk diinterpretasikan. Pembahasan
dalam tesis ini membicarakan simbol-sirnbol budaya apa saja yang muncul dalam
Sangkuriang dan bagaimana kebudayaan Sunda lama yang meliputi masyarakat,
religi, dan kerajaan di tampilkan. Pada penelitian ini ditemukan simbol-simbol
budaya yang mengacu pada lima jenis budaya, yaitu budaya berburu, budaya
menenun, budaya ber-huma, budaya berkelana, dan budaya nyekar ke makam Ieluhur.
Mitos Sangkuriang pun memperiihatkan bahwa kebudayaan masyarakat Sunda lama
berpusat pada agama asli yang oleh orang modem biasa disebut Sunda Wiwitan atau
agama Jati Sunda. Kerajaan Hindu-Budha di wilayah Sunda bukan pusat kebudayaan
yang secara signifikan dapat memengaruhi cara hidup masyarakatnya. Dengan kata
lain, mitos Sangkuriang menarasikan bahwa kerajaan hanya menjadi subordinat dari
kebudayaan Sunda lama.
Kata Kunci: reinterpretasi, simbol, mitos, sangkuriang, budaya sunda
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






