
Text
Pengaruh Macam Leguminosa Pohon pada Ransum Domba terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Serta Mineral terlarut (In Vitro)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan macam leguminosa pohon terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik serta mineral ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan SKR000406 Skr.5718 Perpustakaan Fakultas Peternakan Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas PeternakanJudul Seri -No. Panggil Skr.5718Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang., 2017 Deskripsi Fisik xii, 62 hlm.: ilus.; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 636.05 2Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Yuliana Pramono -
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan macam leguminosa pohon terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik serta mineral terlarut in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Makanan Ternak Ruminansia dan Kimia Pakan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran pada bulan Maret sampai April 2017. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat empat perlakuan (R1 = Rumput 70% + gamal 30%, R2 = Rumput 70% + lamtoro 30%, R3 = Rumput 70% + kaliandra 30% dan R4 = Rumput 70% + indigofera 30%) dengan lima ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan leguminosa pohon pada ransum domba mempengaruhi kecernaan bahan kering dan bahan organik namun tidak mempengaruhi mineral terlarut. Kecernaan bahan kering (KCBK) tertinggi didapat pada ransum yang menggunakan indigofera (59,74%) dan lamtoro (59,29%). Kecernaan bahan organik (KCBO) tertinggi didapat pada ransum yang menggunakan lamtoro (58,61%). Kelarutan mineral ransum berkisar antara 42,61-57,08%. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa indigofera merupakan leguminosa pohon terbaik sebagai campuran pada ransum domba.
Kata kunci : leguminosa pohon, kecernaan, bahan kering, bahan organik, mineral terlarut -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






