Text
Perempuan punk : Budaya perlawanan terhadap gender normatif
ABSTRAK
Punk merupakan sekelompok orang yang memiliki budaya tersendiri, berbeda dengan
budaya yang lebih banyak dipraktikkan orang. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030008425 306.4 Ani p Perpustakaan Pusat (Reference kls. 300) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 306.4 Ani pPenerbit Pascasarjana FIB Unpad : Bandung., 2018 Deskripsi Fisik viii., 103 hlm.: ill.; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 180720150504Klasifikasi 306.4 Ani pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Ani Rostiyati -
ABSTRAK
Punk merupakan sekelompok orang yang memiliki budaya tersendiri, berbeda dengan
budaya yang lebih banyak dipraktikkan orang. Punk dicirikan sebagai bentuk budaya
tanding yakni perlawanan terhadap budaya dominan. Tulisan ini bertujuan untuk
mengemukakan cara perempuan punk mengidentifikasi dirinya melalui makna
penampilan dan fashion yang dikenakan, sehingga terungkap ide, gagasan, dan cara
pandang mereka dalam meresistensi diri dari kontruksi gender normatif. Hasil
penelitian terungkap bahwa dalam estetika punk, mereka berupaya untuk
menghilangkan diri dari budaya dominan dan gender normatif. Mereka keluar dari
pusat patriarki dan menentang ide-ide femininitas. Penelitian ini berupa studi kasus
terhadap 5 (lima) perempuan punk di Ujungberung Bandung dan dikaji secara
mendalam dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk memperoleh data
akurat, menyeluruh, dan detail mengenai makna penampilan perempuan punk. Jenis
penelitian bersifat analisis deskriptif yakni menganalisis dan menyajikan fakta
sehingga lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan. Adapun pengambilan data
melalui observasi, wawancara mendalam, foto, dan studi pustaka.
Kata kunci: perempuan punk, budaya perlawanan, gender normatif -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






