Text
Pengaruh penggunaan aplikasi e-patuh terhadap kepatuhan minum obat antiretroviral (arv) pada pasien hiv/aids di Jawa Barat
ABSTRAK
.
Kepatuhan minum obat adalah perilaku yang mengacu pada kepatuhan klien
dalam mengikuti ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030008412 610.735 982 4 Alf p Perpustakaan Pusat (Reference kls. 600) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.735 982 4 Alf pPenerbit PASCASARJANA FIK UNPAD : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xiii., 112 hlm.: ill.; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 220120160022Klasifikasi 610.735 982 4 Alf pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Alfian -
ABSTRAK
.
Kepatuhan minum obat adalah perilaku yang mengacu pada kepatuhan klien
dalam mengikuti diet, dan melakukan perubahan gaya hidup sesuai dengan
rekornendasi yang disepakati dari penyedia layanan kesehatan. Kepatuhan dalam
pengobatan ARV merupakan hal yang terpenting bagi pasien HIVIAIDS. Tidak
patuhnya pasien dalam pengobatan ARV adalah salah satu penyebab rendahnya
keberhasilan pasien ODHA dalam menekan penyebaran virus dalam tubuh,
meningkatnya resiko penyebaran infeksi terhadap orang lain, dan menyebabkan
tubuh mengalami resistensi dalam pengobatan. Efek samping sering menjadi
masalah dalam pengobatan ARV dan toksisitas sering menjadi alasan mengganti
atau menghentikan pengobatan ARV Penelitian ini bertujuan megetahui pengaruh
penggunaan aplikasi "E-Patuh" terhadap kepatuhan minum obat antiretroviral
pada pasien HIVIAIDS.
Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pendekatan
nonequivalent control group design. Lokasi penelitian ini di RSUD Kota
Bandung dan di RSUD Kota Banjar. Diseleksi tanpa randomisasi dengan teknik
purposive sampling Responden dalam penelitian 30 responden. Masing-masing
15 responden pada kelompok intervensi dan kontrol. Data didapatkan
menggunakan kuesioner self-report. Kelompok intervensi diberikan aplikasi E
Patuh berbasis android selama 30 hari dan dimonitoring menggunakan berbasis
website kemudian diukur kembali tingkat kepatuhan dengan self-report. Data
dianalisis menggunakan SPSS 22 dengan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang bermakna antara tingkat
kepatuhan sebelum dan sesudah pemberian aplikasi E-Patuh pada kelompok
intervensi dengan (p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






