Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Bagian Edible dan In Edible Ayam Sentul Jantan Umur 12 Minggu Pada sistem Pemeliharaan Semi Organik


Penelitian mengenai “Bagian Edible dan In Edible Ayam Sentul Jantan Umur 12 Minggu pada Sistem Pemeliharaan Semi Organik” telah dilaksanakan di ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR000390Skr.5703Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.5703
    Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 44 hlm.: ilus.; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.5
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian mengenai “Bagian Edible dan In Edible Ayam Sentul Jantan Umur 12 Minggu pada Sistem Pemeliharaan Semi Organik” telah dilaksanakan di Local Chicken Breeding and Production Station, Laboratorium Produksi Ternak Unggas, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran pada bulan Februari-Mei 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bobot bagian edible dan in edible ayam Sentul jantan umur 12 minggu. Jumlah ayam yang dipelihara sebanyak 70 ekor (jantan dan betina), kemudian sampel diambil secara acak sebanyak 29 ekor ayam jantan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan bobot edible dalam bentuk karkas sebesar 415,10 gram dengan koefisien variasi 12,64 persen, jantung 3,79 gram, hati 14,28 gram dan ampela 22,83 gram. Rataan bobot in edible yaitu darah, bulu, kepala, kaki, leher, jeroan dan lemak abdominal masing-masing adalah 25,28 gram, 27,69 gram, 27,86 gram, 22,24 gram, 20,07 gram, 28,59 gram, dan 4,28 gram.
    kata kunci : Ayam Sentul, semiorganik, Edible, In edible
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi