Skripsi
Peningkatan pH Saliva Setelah Meminum Air Rebusan Daun Sirsak
Daun sirsak merupakan salah satu alternatif obat herbal yang telah lama digunakan masyarakat Indonesia. Air rebusan daun sirsak memiliki rasa kesat ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan Faal1-4588/131 4588 612 San P Jatinangor (Faal) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 612 San PPenerbit FKG Unpad : Bandung, Indonesia., 2018 Deskripsi Fisik x, 58 hlmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160110140090Klasifikasi 612Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Dita Damayanti Santoso (Author) -
Daun sirsak merupakan salah satu alternatif obat herbal yang telah lama digunakan masyarakat Indonesia. Air rebusan daun sirsak memiliki rasa kesat yang berasal dari zat polifenol. Rasa kesat dapat meningkatkan laju aliran saliva sehingga meningkatkan pH saliva. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data mengenai perbedaan pH saliva sebelum dan setelah meminum air rebusan daun sirsak (Annona muricata Linn). Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan menggunakan uji statistik yaitu uji t-berpasangan dengan α=0,05. Penelitian dilakukan pada 30 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran angkatan 2014. Pengukuran dilakukan dengan mengukur pH saliva sebelum dan setelah meminum air rebusan daun sirsak menggunakan pH meter. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pH saliva sebelum dan setelah meminum air rebusan daun sirsak adalah 6,98 dan 7,26. Hasil uji t-berpasangan menunjukkan suatu peningkatan yang signifikan pada pH saliva sebelum dan setelah meminum air rebusan daun sirsak (Annona muricata Linn) dengan p-value sebesar 0,00 lebih kecil dari 0,05. Simpulan penelitian ini adalah terdapat peningkatan pH saliva sebelum dan setelah meminum air rebusan daun sirsak. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






